Penelitian Sarang Laba-Laba

Dicatat oleh Ide Cemerlang on Selasa, 28 Oktober 2014

Kalian pasti tahukan dengan hewan yang satu ini, hewan berbuku-buku (arthropoda) dengan dua segmen tubuh, empat pasang kaki, tak bersayap dan tidak memiliki mulut pengunyah. hewan tersebut memiliki banyak keistimewaan yang membuat para ilmuwan meneliti dan mencari inovasi baru yang berkenaan dengan kesejahteraan hidup manusia.
Proteinnya yang terkandung diyakini memiliki manfaat tinggi bagi manusia. Saat ini, ilmuwan dari Universitas Tufts, Medford, Somerville, dekat kawasan Boston, tengah mengembangkan protein obat terapi gen.
Hewan tersebut adalah laba-laba. Laba-laba merupakan hewan pemangsa (karnivora), bahkan kadang-kadang kanibal. Mangsa utamanya adalah serangga.

Dan tahu tidak baru-baru tim pimpinan David Kaplan telah memodifikasi protein tersebut agar bisa mengalahkan sel penyakit kanker payudara pada manusia. Dari uji cobanya menggunakan tikus, protein tersebut mampu menyerang sel penyakit dan menginjeksikan gen yang memproduksi cahaya pada DNA tikus.
Pemanfaatan jaring laba-laba dalam dunia kesehatan memang bukan hal baru. Sebelumnya, Universitas Tufts telah membuktikan bahwa jaring laba-laba dapat dirangkai untuk memulihkan jaringan penyambung tulang (ligamen) yang rusak. Percobaan ini berhasil pada ligamen jenis ACL (anterior cruciate ligament) yang biasanya rusak pada penderita cedera lutut.

Bukan hanya itu Jaring laba-laba mempunyai keistimewaan yaitu kuat dalam menahan tekanan dan memiliki elastisitas yang baik, sehingga sangat baik untuk digunakan sebagai bahan tekstil seperti rompi anti peluru, pakaian yang resistant terhadap robekan, sabuk pengaman, parasut dan jaring.
Masih di jaring laba-laba, Jaring laba-laba ini juga memiliki sifat bioaktif yang baik terhadap lingkungan sehingga sangat baik untuk bahan polimer pembuatan plastic atau fiberglass contohnya botol biodegradable dan sifat anti bakteri dan biocompatible pada sarang laba-laba, dapat dimanfaatkan dalam medis sebagai benang jahit pada pembedahan, bahan perekat pada tendon, serta bahan untuk pembuat ligament buatan.
Yang paling istimewa dari sarang laba-laba adalah bahwa sarang telur laba-laba ini sangat baik untuk menutup luka sebab mengandung bahan anti mikroba sehingga bisa mencegah infeksi. Plester luka, perban serta bahan obat seperti salep ternyata masih kurang efektif. Cara tradisional seperti penggunaan sarang telur laba-laba terbukti lewat penelitian lebih efektif.
Hal tersebut diungkapkan dalam penelitian Rezza Putri Mahartika, 
Fauzizah Fatma Ningrum dan Erissa Hanifah, siswi-siswi MTs Negeri Kediri II Jawa Timur,
salah satu finalis Lomba Karya Tulis Ilmiah Remaja Ke-42 Lembaga Ilmu Pengetahuan 
Indonesia (LIPI).

Sumber artikel terkait :



https://www.blogger.com/


close
http://www.pulasdesign.info/?m=0



{ 0 ulasan... read them below or add one }

Catat Ulasan

About